“Do you hear it crack under your shoe, Sir?” Source: tonibologna.com

Mereka bilang cinta harus disampaikan. Jika tidak kau akan menyesal.

Aku pernah menyampaikan, tapi kemudian aku menyesal. Akhirnya kutanya Tuhan, mengapa jadi begini?

Kali lain mereka bilang jika cinta simpan baik-baik dalam hati, biar kau dan Tuhanmu sajalah yang tahu.

Aku pernah menyimpan, tapi ternyata rasanya sesak. Tidak enak. Sudah pasti tidak baik.

Ada lagi mereka bilang, jika cinta maka perjuangkan.

Suatu kali bukan main kuperjuangkan, esoknya ku dicampakkan. Sial.

Lain lagi yang bilang, lepaskanlah kalau cinta. Pasti akan kembali jika memang untukmu.

Kucoba lepaskan, kemudian ia menghilang. Bagai kupu-kupu yang kemarin kulihat di taman.

Entah sial pangkat dua atau malah berkah tak terhingga karena aku tak jatuh terlalu dalam. Ku rutuki keoptimisanku menghadapi patah hati.

Sekarang kupikir tak ada rumus terbaik untuk itu. Lakukan sajalah apa yang kau percayai. Yakin saja, Tuhan tahu siapa dan kapan waktu yang tepat.

Jangan sesali yang terungkap. Jangan rutuki yang sudah pergi. Syukuri saja yang tetap bertahan. Jika tak ada? Berdoa sajalah. Siapa tahu Tuhanmu sedang berbaik hati.

Siapa tahu…

*Diselesaikan pada 9 April 2017, pukul 03.21 AM di Jakarta


Advertisements

2 thoughts on “Mereka bilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s